Keajaiban Dari Bersyukur

Dengan cara-cara ini engkau akan mendapatkan kejayaan dunia – Prasasti Emerald (kurang lebih 5.000-3.000 SM)

Ketika kita masih kecil, kita merasa semua yang ada di dunia ini adalah sebuah keajaiban. Tidak ada yang namanya masalah, deadline tugas atau pekerjaan. Kita percaya bahwa semua akan baik-baik saja.

Semuanya sungguh indah saat kita kecil dulu, tetapi semuanya akan berubah saat kita dewasa. Tanggung jawab yang semakin banyak, pekerjaan yang menumpuk, hutang dimana-mana, serta masih banyak lagi masalah yang belum bisa kita pecahkan hingga membuat kesehatan kita menurun dan kita malah jatuh sakit karenannya.

Lalu, masihkan anda percaya dengan keajaiban masa kecil anda?

Mereka yang tidak percaya dengan keajaiban, tidak akan pernah menemukannya – Ronald Dahl, Penulis (1916-1990)

Melalui sebuah pemikiran, melalui sebuah kata, kita akan berusaha merubah kehidupan saya, anda dan kita semua ke jalan yang lebih baik. Kita akan mempelajari sebuah rahasia yang sudah ada sejak dulu.

Siapa yang memiliki akan diberi lebih banyak, dan ia akan memiliki kelimpahan. Siapa yang tidak memiliki, maka bahkan apa yang dimilikinya akan diambil darinya – Kutipan Injil Matius dalam Alkitab

Mungkin terdengar kurang adil. Itu sama seperti sebuah pernyataan yang mengatakan jika orang kaya akan menjadi kaya dan orang miskin akan tetap miskin. Bahkan apa yang dimiliki orang miskin itu akan diambil darinya.

Tetapi ternyata anggapan kita semua salah, cobalah tambah satu kata “Syukur” dari kutipan diatas.

Siapa yang memiliki syukur akan diberikan lebih banyak, dan ia akan memiliki kelimpahan. Siapa yang tidak memiliki syukur, maka bahkan apa yang dimilikinya akan diambil darinya.

Bukankah itu sekarang menjadi sebuah kalimat yang sangat indah? dan kita semua akhirnya mengerti apa maksudnya. Jika anda penuh syukur, anda akan diberi lebih banyak dan anda akan memiliki kelimpahan.

Syukur ini juga merupakan salah satu dari hukum semesta. Sama seperti pembahasan kita dalam hukum tarik menarik yang menyatakan “kemiripan menarik kemiripan”. Dalam hidup anda, hukum ini beroperasi dalam pikiran dan perasaan anda karena kedua hal itu juga merupakan sebuah energy kehidupan. Jadi apapun yang anda pikir, apapun yang anda rasa, anda menariknya kepada diri anda.

Jika anda berpikir “saya tidak menyukai pekerjaan ini”, “saya tidak punya cukup uang”, “saya tidak mempunyai pasangan yang sempurna”, “saya tidak bisa membayar hutang-hutang saya”, “Saya rasa saya akan mengalami sesuatu yang buruk”, “dia tidak menghargaiku”, “saya punya masala dengan orang tua saya”, “anak saya bermasalah” dan segudang pernyataan hal-hal yang tidak anda inginkan.

Tetapi apa yang terjadi, hal itulah yang akan terjadi dalam hidup anda entah anda percaya atau tidak. Tetapi jika sebaliknya, anda memikirkan hal-hal yang anda inginkan terjadi. “Saya memiliki pekerjaan yang menyenangkan” , “saya memiliki cukup uang untuk kehidupan saya” , “saya memiliki pasangan yang sangat sempurna” , saya bisa membayar hutang-hutang saya hingga lunas” , “saya akan mengalami sesuatu yang menakjubkan untuk hari ini” , “semua orang yang kenal dengan saya selalu menghargai saya” , “saya baik-baik saja dengan orang tua saya” dan “saya memiliki anak yang sangat pandai”. Maka hal-hal inilah yang akan terjadi.

Itulah keajaiban dari syukur. Hal ini persis cara kerjanya seperti logam magnet yang menarik logam magnet lainnya. Seperti istilah ini. “Apa yang pergi, pasti akan kembali”, “Anda memanen apa yang anda tanam”, “Anda mendapatkan apa yang anda beri” dan seperti sebuah hukum yang dikemukakan oleh ilmuan dimasa lalu

Setiap aksi selalu memiliki reaksi yang berlawanan dan setara – Sir Isaac Newton
ketika anda bangun di pagi hari, bersyukurlah atas cahaya pagi, atas hidup dan kekuatanmu. Bersyukurlah atas makanan dan kegembiraan hidup. Jika kau tidak melihat alasan untuk berterima kasih, kesalahan terletak di dirimu sendiri. – Tecumseh, Pemimpin Shawnee, Suku Pribumi Amerika (1768-1813)

Yang kita perlukan adalah rasa syukur, setiap hal yang telah terjadi dalam hidup kita harus kita syukuri. Itulah dasarnya dan dengan mensyukuri semua hal itu, kita akan mendapatkan lebih banyak syukur dalam hidup ini.

Pembahasan diatas ini saya ambil dari buku berjudul The Magic karangan Rhonda Byrne.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *